Ini Beberapa Jenis Rangka Atap dan Perbedaannya

Agar genteng bisa dipasang, tentunya harus ada sebuah rangka atap. Keberadaan rangka atap rumah pun sangat penting, karena menopang elemen rumah paling atas, yakni genteng.

Untuk membangun rangka atap rumah pun harus disesuaikan dengan jenis genteng yang akan dipakai dan tentunya kontruksi bangunan itu sendiri. Sehingga struktur rumah dari atas sampai bawah bisa solid dan kuat.

rangka atap

Rangka atap rumah sendiri memiliki beberapa jenis, yakni rangka atap kayu, rangka atap baja, dan rangka atap beton. Semuanya memiliki perbedaan masing-masing. Ingin tahu perbedaannya? Yuk simak!

Rangka Atap Kayu
Jenis rangka ini paling banyak digunakan untuk rumah-rumah di sekitar kita. Biasanya yang menggunakan rangka atap kayu ini memakai genteng press tanah liat. Rangka atap kayu memiliki kelebihan diantaranya tahan terhadap karat, bobotnya cukup ringan, awet (jika menggunakan kayu yang tepat), bisa menyesuaikan desain atap, dan pengerjaan tergolong cepat. Namun, rangka atap kayu ini juga memiliki kekurangan, yakni harganya yang relatif mahal, mengingat harga kayu sekarang ada yang mahal. Namun, jika jeli memilih kayu hal tersebut bisa diatasi. Kekurangan lain adalah mudah terbakar, tidak tahan perubahan suhu, berpotensi terkena rayap.

Rangka Atap Baja
Rangka atap baja memiliki kelebihan yang anti rayap, tahan terhadap perubahan cuaca sehingga tidak mudah susut, perawatan mudah. Karena terbuat dari baja, maka harganya pun relatif mahal serta bisa berkarat. Namun Anda bisa menyiasatinya dengan memberikan lapisan anti karat yang berkualitas.

Rangka Atap Baja Ringan
Namanya juga baja ringan, tentu bobotnya ringan. Ya, Rangka atap baja ringan memang lebih ringan dibanding baja biasa. Dengan berat hanya 6kg/m2, membuat rangka atap baja ringan menjadi rangka atap teringan daripada yang lainnya. Meski ringan, namun rangka atap ini mampu tahan karat, jelas anti rayap, tahan terhadap cuaca, serta tidak mudah terbakar. Nah, karena jenis rangka atap ini beda dengan yang lain, dalam hal pemasangan membutuhkan ketelitian dan perhitungan yang matang. Sehingga nantinya tidak ada beban yang tidak rata.

Rangka Atap Beton
Merupakan rangka atap yang memiliki bobot paling berat. Dari bahannya saja sudah bisa diketahui jika rangka atap ini tahan terhadap karat, anti rayap, bisa tahan perubahan cuaca, serta tidak mudah tersulut api. Untuk proses pemasangannya cukup lama, karena memang memerlukan tambahan finishing lagi untuk menyempurnakannya.

Nah, jadi jika Anda ingin memiliki rangka atap, pastikan disesuaikan dengan kebutuhan. Jangan sekedar melihat awetnya saja, atau murahnya saja. Karena semua itu tentu bisa diatasi jika komposisi pendukungnya juga tepat, baik dari elemen bawah rumah maupun paling atas, yaitu genteng.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *